Selamat Berkunjung ke Blog HKBP Laut Dendang - Resort Tegal Rejo Distrik XXXI Medan Utara. Berkunjunglah setiap saat karena kami akan selalu mengupdate isi maupun tampilan dari blog ini. Kami menerima kritik dan saran yang membangun untuk membuat blog Gereja HKBP Laut Dendang Resort Tegal Rejo ini lebih baik ke depannya. Silahkan email kami di hkbplautdendang@gmail.com. Syalom Tuhan Yesus Memberkati
Senin, 18 Mei 2015
Senin, 11 Mei 2015
Kenaikan
Kristus ke surga
Kisah
Rasul 1:1-11
I) Antara kebangkitan dan kenaikan.
Yesus masih ada di dunia ini selama 40 hari antara
kebangkitanNya dan ke-naikanNya ke sorga (ay 3).
1) TujuanNya adalah untuk membuktikan bahwa Ia
betul-betul bangkit dari antara orang mati, dan betul-betul hidup (ay 3).
Charles Haddon Spurgeon:
"Our Saviour would not go to heaven
till he had settled the fact of his resurrection upon a basis which can never be
shaken" (= Juruselamat kita tidak akan pergi ke sorga sampai Ia telah
menetapkan fakta kebangkitanNya pada dasar yang tidak akan bisa digoyahkan)
- ‘Spurgeon’s Expository Encyclopedia’, vol 4, hal 425.
Selasa, 28 April 2015
BERBAHAGIALAH ORANG YANG MENANG DI DALAM TUHAN
Pangungkapon 15 : 1 - 4 (Wahyu 15: 1 - 4)
15:1 Dung i huida ma di banua ginjang tanda na asing na balga jala halongangan: Adong ma pitu surusuruan, na umpeop pitu haporsuhon na parpudi; ai di bagasan i do marujung rimas ni Debata.
15:2 Jadi huida ma laut sada songon sorminan, na marsaor api; na jongjong do di topi laut sorminan i angka naung monang maralohon binatang i nang taringot tu gombaranna dohot bilangan ni goarna, ditiop do angka hasapi ni Debata.
15:3 Jadi diendehon nasida ma ende ni Musa, naposo ni Debata, dohot ende ni Birubiru i, angka ninna ma: Na balga jala halongangan do angka ulaonmu, ale Tuhan Debata. Sigomgom saluhutna; na tigor jala na sintong do angka dalanmu, ale Raja ni angka bangso!
15:4 Tung ise ma na so mangkabiari Ho, ale Tuhan, dohot pasangaphon Goarmu? Ai sasada Ho do na badia; ai na ro ma saluhut bangso marsomba tu jolom, ai nunga gabe patar angka panguhummu na tigor i!
Dalam
Perjanjian Lama tercatat dua nyanyian Musa, satu dalam Keluaran 15, di
mana Musa merayakan kemenangan atas Firaun, dan satu lagi dalam Ulangan
32, di mana Musa merayakan kemurahan dan hukuman Allah, sebelum Musa
meninggal. Nyanyian Musa dari Keluaran 15 menjadi dasar dari nyanyian
yang dicatat dalam Wahyu pasal 15:3-4. Nyanyian Musa dalam Keluaran
cocok sekali dengan konteks Kitab Wahyu, karena dalam nyanyian itu Musa
merayakan kemenangan. Dalam Wahyu pasal 15 kemenangan juga dirayakan,
suatu kemenangan yang jauh lebih mulia daripada kemenangan Musa, di mana
kemenangan Musa menjadi tipos dari kemenangan Kristus. Pada zaman
gereja mula-mula, hari meninggalnya orang Kristen yang mati syahid
dirayakan sebagai "hari kemenangan".
15:1 Dung i huida ma di banua ginjang tanda na asing na balga jala halongangan: Adong ma pitu surusuruan, na umpeop pitu haporsuhon na parpudi; ai di bagasan i do marujung rimas ni Debata.
15:2 Jadi huida ma laut sada songon sorminan, na marsaor api; na jongjong do di topi laut sorminan i angka naung monang maralohon binatang i nang taringot tu gombaranna dohot bilangan ni goarna, ditiop do angka hasapi ni Debata.
15:3 Jadi diendehon nasida ma ende ni Musa, naposo ni Debata, dohot ende ni Birubiru i, angka ninna ma: Na balga jala halongangan do angka ulaonmu, ale Tuhan Debata. Sigomgom saluhutna; na tigor jala na sintong do angka dalanmu, ale Raja ni angka bangso!
15:4 Tung ise ma na so mangkabiari Ho, ale Tuhan, dohot pasangaphon Goarmu? Ai sasada Ho do na badia; ai na ro ma saluhut bangso marsomba tu jolom, ai nunga gabe patar angka panguhummu na tigor i!
BERBAHAGIALAH ORANG YANG MENANG DI DALAM TUHAN
Dalam
Perjanjian Lama tercatat dua nyanyian Musa, satu dalam Keluaran 15, di
mana Musa merayakan kemenangan atas Firaun, dan satu lagi dalam Ulangan
32, di mana Musa merayakan kemurahan dan hukuman Allah, sebelum Musa
meninggal. Nyanyian Musa dari Keluaran 15 menjadi dasar dari nyanyian
yang dicatat dalam Wahyu pasal 15:3-4. Nyanyian Musa dalam Keluaran
cocok sekali dengan konteks Kitab Wahyu, karena dalam nyanyian itu Musa
merayakan kemenangan. Dalam Wahyu pasal 15 kemenangan juga dirayakan,
suatu kemenangan yang jauh lebih mulia daripada kemenangan Musa, di mana
kemenangan Musa menjadi tipos dari kemenangan Kristus. Pada zaman
gereja mula-mula, hari meninggalnya orang Kristen yang mati syahid
dirayakan sebagai "hari kemenangan".Rabu, 22 April 2015
TUHAN ADALAH GEMBALAKU
Mazmur 23:1-6
Mazmur 23 adalah salah satu Mazmur yang sangat banyak dikhotbahkan dan dikutip oleh para pengajar, penginjil dan orang Kristen. Mengapa? Karena di dalam Mazmur ini, terdapat bukan saja kata-kata yang indah sebagaimana layaknya puisi Orang Ibrani, melainkan mengandung kekayaan teologis yang tidak ternilai tentang janji pemeliharaan Tuhan atas umatNya.
Senin, 13 April 2015
Ibrani 11: 32 - 40
Menjadi Saksi-Saksi Iman
Allah memakai orang-orang yang lemah tetapi berani melawan arus dunia untuk menjadi saksi-saksi iman bagi-Nya.
Kalau
kita coba menggambarkan hidup orang percaya seperti sebuah sungai, maka
ada sebuah arus yang sangat besar sedang mencoba menghanyutkan manusia.
Arus yang sangat besar itu adalah dosa yang dikerjakan oleh Iblis dan
para pengikutnya. Orang-orang percaya hidup di tengah-tengah arus besar
itu yang sedang melanda dunia. Daftar nama-nama yang disebut dalam
perikop ini adalah sebagian contoh dari saksi-saksi iman dari
tokoh-tokoh Alkitab. Mereka hidup dalam arus dunia yang sama dengan
kita., namun mereka tidak mau hidup mengikuti arus, tetapi membuat arus
lain, arus aliran iman melawan arus dunia yang menyesatkan dan
menghanyutkan. Tokoh-tokoh iman seperti yang disebut dalam perikop ini :
Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud, Samuel dan para nabi, meskipun
mereka masih ada kelemahan dan tidak sempurna, namun mereka menunjukkan
bahwa hidup beriman berarti berani hidup berbeda dengan dunia sekitar
yang berdosa.
Kamis, 09 April 2015
Indahnya Hidup Damai dan Rukun
Indahnya Hidup Damai dan Rukun
Mazmur 133:1-3
Pemazmur menjelaskan bahwa hidup rukun itu sungguh indah dan baik keadaanya (ayat 1). Untuk melukiskan keindahan hidup yang rukun irtu pemazmur melukiskan dengan dua penjelasan sebagai berikut :
Minggu, 05 April 2015
Paskah : Adalah DASAR dan PUSAT IMAN KRISTEN
Bagaimana dengan Paskah dewasa
ini? Bukankah hari raya Paskah agak dianaktirikan oleh kita?
Dibandingkan dengan perayaan Natal, maka perayaan Paskah sering kali
sepi-sepi saja. Mengapa? Karena banyak orang tidak memahami kekayaan dan
kedalaman Paskah bagi hidup manusia. Pada hal peristiwa Paskah adalah
sumber dan titik tolak iman Kristen. Seluruh kitab Injil dan seluruh
kitab Perjanjian Baru ditulis karena adanya peristiwa Paskah.
Langganan:
Postingan (Atom)




